
Jakarta - Hendri, M.E., Sy., Guru IPS MTsN 3 Kota Jambi, berhasil mencatatkan prestasi nasional setelah terpilih melalui seleksi ketat sebagai satu-satunya peserta dari lingkungan madrasah yang mengikuti Program Bina Talenta Indonesia (BTI) Tingkat Lanjut tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada 9-15 November 2025, dan diikuti peserta dari 14 provinsi di Indonesia.
Pemilihan Hendri menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi pendidik berbasis inovasi. Program BTI Tingkat Lanjut merupakan inisiatif Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) bekerja sama dengan perguruan tinggi pelaksana, dalam hal ini UNJ, untuk membina pendidik agar memiliki kemampuan berpikir kritis, literasi teknologi, keterampilan kolaboratif, serta kemampuan merancang pembelajaran yang selaras dengan tantangan abad ke-21.

Hendri menyampaikan bahwa keikutsertaannya merupakan kesempatan penting bagi guru madrasah untuk menunjukkan kemampuan dalam inovasi pembelajaran.
"Saya merasa terhormat dapat mewakili madrasah dalam forum nasional ini. Seleksi berlangsung ketat dan diikuti peserta dari berbagai daerah dengan latar keahlian yang kuat. Semoga pengalaman ini dapat saya bawa pulang untuk memperkuat kualitas pembelajaran dan menjadi motivasi bagi rekan guru serta siswa," ujarnya.
Kegiatan resmi dibuka oleh Prof. Ifan Iskandar, Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNJ. Dalam sambutannya ia menegaskan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada pelatihan, tetapi juga pada pembentukan karakter pendidik visioner.

"Peserta bukan hanya belajar materi, tetapi mengalami pembelajaran kontekstual berbasis proyek yang menghubungkan teknologi, riset, dan nilai karakter. Kami berharap program ini melahirkan pendidik yang mampu menjadi agen perubahan," jelasnya.
Sementara itu, Yasep Setiakarnawijaya, Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UNJ, menambahkan bahwa pendidik yang mengikuti program BTI diharapkan mampu menjadi katalis peningkatan mutu pendidikan.
"Program ini bertujuan membangun ekosistem prestasi yang berkelanjutan dan berdaya saing global. Kami percaya peserta akan membawa pulang pengalaman dan pengetahuan yang berdampak," katanya.
Sepanjang kegiatan, peserta mengikuti kelas intensif, kunjungan edukatif ke PP-IPTEK Taman Mini Indonesia Indah, serta observasi penerapan STEM dan pendidikan karakter di Kelurahan Jatinegara Kaum sebagai wilayah mitra LPPM UNJ. Sebagai bagian akhir program, peserta akan mengikuti STEM IGNITE Expo, di mana karya terbaik akan didaftarkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan dipublikasikan dalam prosiding ilmiah terindeks SCOPUS.

Kepala MTsN 3 Kota Jambi, Risatri Gusmahansyah, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi atas capaian ini.
"Kami bangga dengan prestasi Pak Hendri. Keikutsertaannya menunjukkan bahwa guru madrasah memiliki daya saing, kreativitas, dan kapasitas akademik yang kuat. Harapannya, pengalaman ini dapat mendorong semakin banyak guru madrasah berpartisipasi dalam program pengembangan kompetensi di tingkat nasional," tuturnya.
Sebagai tindak lanjut, Hendri direncanakan akan menyusun program berbagi pengetahuan bagi guru-guru madrasah di Jambi melalui loka karya internal dan kolaborasi lintas mata pelajaran berbasis STEM. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem inovasi di madrasah.
Dengan capaian ini, MTsN 3 Kota Jambi berharap semakin banyak pendidik madrasah yang termotivasi untuk berkompetisi dalam program pengembangan profesional yang menekankan kreativitas, riset, dan pembelajaran berbasis teknologi.
Penulis : Rini Febriani Hauri
Editor : Rini Febriani Hauri
|
1606x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...