
Kota Jambi - Suasana meriah dan penuh kreativitas terlihat di MTsN 3 Kota Jambi dalam pelaksanaan ujian praktik kelas IX yang mengkolaborasikan beberapa mata pelajaran, yaitu Seni Prakarya, Informatika, dan Muatan Lokal (Mulok) dengan materi Kebudayaan. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 5 - 6 Mei 2026 ini menghadirkan pertunjukan kabaret sebagai media penilaian yang kreatif, inovatif, dan edukatif.
Pada mata pelajaran Seni Prakarya, siswa menampilkan pertunjukan kabaret yang dibimbing oleh guru seni, Aderian dan Medi Saputra. Sementara itu, pada mata pelajaran Informatika, siswa dinilai melalui pembuatan video latihan serta desain poster kabaret yang dibimbing oleh guru Informatika, Nuri Wulandari. Selain itu, unsur kebudayaan daerah juga diintegrasikan dalam mata pelajaran Muatan Lokal (Mulok) melalui tema dan penampilan budaya yang ditampilkan dalam pertunjukan kabaret.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas IX yang terdiri dari 9 kelas, di mana setiap kelas dibagi menjadi 2 kelompok pertunjukan. Berbagai tema menarik dan penampilan kreatif ditampilkan oleh para siswa dengan penuh semangat, kerja sama, dan kekompakan.
Salah satu penampilan yang menarik perhatian adalah kabaret dari kelas 9.1 dengan judul Hidup Kembali Kelompok Jujiwa. Penampilan tersebut memadukan unsur budaya, drama, musik, dan seni pertunjukan dengan visual artistik yang kreatif. Selain pertunjukan panggung, kelompok ini juga menampilkan poster kabaret sebagai bagian dari penilaian mata pelajaran Informatika.

Selain itu, kelas 9.6 juga menampilkan pertunjukan dari kelompok Kabaret Senandika dengan judul Chaotic Day in The Class. Kabaret ini mengangkat cerita kehidupan suasana kelas yang penuh kejadian lucu, unik, dan menghibur dengan penampilan ekspresif para siswa. Kreativitas siswa juga terlihat dari desain poster yang menarik dan penuh warna sebagai pendukung penampilan mereka.
Melalui kegiatan lintas mata pelajaran ini, siswa tidak hanya dinilai dari kemampuan akademik, tetapi juga dari kreativitas, kemampuan bekerja sama, komunikasi, penguasaan teknologi, serta keberanian tampil di depan umum. Kolaborasi antarmata pelajaran diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik, bermakna, dan menyenangkan bagi siswa.

Pihak madrasah memberikan apresiasi kepada seluruh siswa, guru pembimbing, dan panitia yang telah menyukseskan kegiatan ini. Diharapkan kegiatan pembelajaran berbasis kolaborasi seperti ini dapat terus dikembangkan sebagai wadah untuk menggali bakat, kreativitas, dan potensi siswa di bidang seni, budaya, dan teknologi digital.
Penulis : NW
|
89x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...