
Kota Jambi – Guru Bahasa Indonesia MTs N 3 Kota Jambi – Rini Febriani – menjadi pembicara dalam Pelatihan Menulis Puisi bertema gastronomi pada 21 s.d. 22 Oktober 2024 di Teater Arena Taman Budaya Jambi mulai pukul 09.00 s.d. 15.00 WIB.
Ada 45 peserta yang mengikuti kegiatan, terdiri atas siswa SMP, SMA, hingga mahasiswa. Sebelumnya, para peserta diminta mengirimkan puisi, dan yang lolos kurasilah yang layak mengikuti pelatihan. Pelatihan ini selain diisi oleh Rini Febriani juga diisi oleh sastrawan E.M Yogiswara.
Kegiatan “Takak†lainnya selain pelatihan menulis puisi, yakni menulis cerita anak, menulis naskah drama, serta pertunjukan teater berbahasa Kerinci. Kegiatan dengan Slogan Bejenjang Naik, Betanggo Turun, diselenggarakan oleh Teater Air bekerja sama dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Gastronomi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti seni menyiapkan hidangan yang lezat; berkaitan dengan tata boga. Para peserta diajarkan beberapa teknik menulis puisi yang berkaitan dengan kuliner, bagaimana puisi dapat menggugah indera, membawa pembaca merasakan aroma, rasa, dan tekstur makanan hanya melalui kata-kata. Pelatihan semacam ini juga bisa mendorong peserta untuk lebih menghargai makanan dan pengalaman bersantap, serta berbagi cerita dan tradisi yang berkaitan dengan makanan.
“Tema gastronomi belum banyak digarap oleh para penyair Jambi. Tentu ini menjadi inisiatif Teater Air yang sangat menarik, yakni menggabungkan seni sastra dengan pengalaman kuliner, serta menciptakan ruang untuk berkreasi. Sebab melalui puisi peserta dapat mengeksplorasi bagaimana kuliner tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga emosional dan budaya,†ungkap Rini, yang dalam dunia sastra lebih dikenal dengan nama pena Rini Febriani Hauri.
Rini menambahkan bahwa kuliner kerap kali terhubung dengan kenangan dan cerita. Puisi dapat mengeksplorasi pengalaman pribadi terkait makanan, mengingat momen spesial, atau tradisi keluarga yang melibatkan masakan tertentu. Kuliner juga bagian dari integral budaya. Melalui puisi, peserta dapat mencerminkan identitas budaya mereka, mengungkapkan cara makanan mencerminkan sejarah, dan nilai-nilai suatu masyarakat.
Setelah mendapatkan materi yang cukup, masing-masing peserta menulis tiga puisi. Puisi-puisi ini kemudian akan diterbitkan ke dalam buku antologi puisi.
Reporter : Anita Safitri
|
25213x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...